Kutipan Rindu
Ruag rindu ini terus menjerumus ke hati
bukan tidak tahu, tapi aturanMu
lebih indah dan memesona jalan pikiranku
tidak membuat buru buru
tidak juga lambat karena takut telat
keyakinan yang mengintimidasi
dengan arah terhadap kewenanganMu
jerumuskan rindu ini yang bersandar pada malam
bukan siang yang penuh khayalan
demi menumpahkan rasaku
Tapi, , ,Kau, lebih pandai
dan mengajari aku bersabar
rinduku hanya Engkau yang lebih tahu

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
, .