DUNIA TAJRID
===========
Saudara-saudaraKu, Ketika Ku Berada disekitar Wil. Magetan Beberapa Hari yang Lalu, Ku dapat Kesempatan Tuk Berbicara dihadapan Para Ulama dari Berbagai Daerah, Ini Kesempatan yang ndak Boleh Ku Sia-siakan Begitu saja PikirKu.
Lalu Ku Memandang Kosong saat itu agar Dapat Ku Katakan Sedikit “Kalimatul Haq” Tanpa Melihat Pangkat & Jabatan Apapun, & juga Tanpa Memandang Usia & Kehebatan Apapun. Kurang Lebih spt ini Intinya :
Yaa Ash-haabii,
“Takala Taqdir yg Gusti Alloh SWT sudah Tetapkan kepada Diri KITA Menjadi Seorang Ulama di Muka Bumi ini, maka Cukuplah Maqom Tajrid sbg Tolak Ukurnya. Saya Sarankan kepada Para Ulama agar Jangan Menyentuh Dunia Bisnis Lagi, Jangan Cinta Terhadap Dunia Lagi, Jangan Berotak Duit, Duit & Duit Lagi, Jangan Penasaran Lagi Terhadap Isi Dunia ini, karena Hal ini Bisa Mengotori Jiwa-jiwa yang Telah Gusti Alloh SWT Sucikan” “Para Ulama diberikan Amanat Tuk Mengurusi Umat, maka itu Penting Sekali Mencahayai Diri dgn Cahaya Ilahiyyah yg Tanpa dikotori oleh Segala Tipuan Hawa, Nafsu, Syahwat & Hasrat Duniawi Lagi. Agar Apaa…?. Yakni agar Umat pun Cepat didalam Mendapatkan “Nuur Hidayah & Taufiq” Melalui Tangan-tangannya Para Ulama ini”
“Dunia itu Janganlah digenggam pada Tapak Tangan KITA, apalagi dimasukan kedalam Hati. Tetapi Taruhlah Dunia itu di Telapak Kaki ini saja (sambil menyentuh tapak kaki karena posisi duduk bersila), shg Pabila Ia mau Menggoda maka Injaklah agar Ia Menjadi Tunduk. Bila Ia Mau Merayu Lagi maka Injak-injaklah Dunia itu hingga Ia Tunduk & Patuh kepada Iman, Ilmu & Amalan yg Gusti Alloh SWT Telah Hujamkan kepada Jiwa KITA”
“Dunia itu sudah Sepakat Ulama adalah Sumber Tipuan, yang Isinya hanya Permainan & Senda Gurau Belaka. Maka Janganlah Penasaran Lagi Terhadapnya. Sayangi Umat yang Mayoritas Masih Memiliki Jiwa-jiwa yang Yatim shg Kebanyakan dari Mereka itu ndak Memiliki Guru Ruhani. Maka Wajar saja bila Mereka itu masih Nakal & Selalu Berbuat Onar saja, karena Jiwa Mereka itu masih Yatim, yang Butuh akan Bimbingan Ruhani dari Para Ulamanya”
“KITA Lihat Perjalanan Kangjeng Sunan Kalijogo yang ndak Banyak Menggembar Gemborkan Hadits & Al Quran spt yg dilakukan Para Ulama Masa Kini, tetapi hanya Wayang & Kidung Nyanyian saja yang Malah dilagukan kepada Umat dahulu, namun KITA Lihat Buktinya, yakni : Umat dahulu Berbondong-bondong Masuk Islam Se-Jawa. Inilah Hakekat Dakwah itu, yakni : Bagaimana Umat agar Mendapatkan Hidayah & Taufiq Gusti Alloh SWT yang Berasal dari Pancaran Nur Ilahiyyah yg dihujamkan pada Hati Kangjeng Sunan Kala itu”
Maka itu, “Jangan Cemari Cahaya Ketuhanan yang Agung itu dgn Warna Warni Duniawi ini shg saat ini Banyak sekali Ku Saksikan Para Ulama yang masih Berotak Fuluss Merajalela dimana-mana. Bila Hal ini Terjadi maka Rusaklah Umatnya itu, Kasihanilah Umat & Sayangilah Umat karena Umat adalah Amanat & Wasiat Nabi S.A.W. Dan Cukuplah dapat KITA Ketahui Bersama, bahwa Level Keyakinan Para Ulama yg Berotak Fulus itu KITA Lihat dari Sisi Tajridnya saja. Hari ini Kan Ku Beritahukan, Bagaimanakah Caranya agar KITA Semua Mendapatkan Rezeki Tajrid itu..?, yakni :
“Layani Umat selama 24 Jam”. Itu Kuncinya, karena Semakin Hidayah & Taufiq itu Gusti Alloh SWT Turunkan Melalui Perantara Tangan-tangan Para Ulama ini, maka Rezeki yang Ajaib or Tajrid akan Sering ditampakan olehNYA. Saya pun Sejak Tahun 2007 yg Lalu sudah ndak Pernah Bekerja Lagi & ndak Berorganisasi yang Macam-macam itu, karena Ku Mau Membuktikan Tajrid ini sampai dititik Mana & Juga agar Umat ndak Terkotori or Tercampuri oleh JiwaKu yg Masih Dominan Hawa & Nafsu Duniawi ini. Ingatlah akan Amanat Singkat namun Indah didengar, yakni : “Ummatii, Ummatii, Ummatii” maka itu Sayangi & Kasihani Umat Nabi S.A.W. ini”
“Semoga bisa Menjadi Renungan KITA Bersama ttg Tafakur KASAB vs TAJRID ini, Ambil Hikmahnya saja”
*Hal yang Senada pun Pernah Ku Sampaikan dibeberapa Tempat sbg Warning MD.
ALL@ : Assalaamu ‘Alaykum…
sumber Tulisan : www.wirosantri77.wordpress.com
===========
Saudara-saudaraKu, Ketika Ku Berada disekitar Wil. Magetan Beberapa Hari yang Lalu, Ku dapat Kesempatan Tuk Berbicara dihadapan Para Ulama dari Berbagai Daerah, Ini Kesempatan yang ndak Boleh Ku Sia-siakan Begitu saja PikirKu.
Lalu Ku Memandang Kosong saat itu agar Dapat Ku Katakan Sedikit “Kalimatul Haq” Tanpa Melihat Pangkat & Jabatan Apapun, & juga Tanpa Memandang Usia & Kehebatan Apapun. Kurang Lebih spt ini Intinya :
Yaa Ash-haabii,
“Takala Taqdir yg Gusti Alloh SWT sudah Tetapkan kepada Diri KITA Menjadi Seorang Ulama di Muka Bumi ini, maka Cukuplah Maqom Tajrid sbg Tolak Ukurnya. Saya Sarankan kepada Para Ulama agar Jangan Menyentuh Dunia Bisnis Lagi, Jangan Cinta Terhadap Dunia Lagi, Jangan Berotak Duit, Duit & Duit Lagi, Jangan Penasaran Lagi Terhadap Isi Dunia ini, karena Hal ini Bisa Mengotori Jiwa-jiwa yang Telah Gusti Alloh SWT Sucikan” “Para Ulama diberikan Amanat Tuk Mengurusi Umat, maka itu Penting Sekali Mencahayai Diri dgn Cahaya Ilahiyyah yg Tanpa dikotori oleh Segala Tipuan Hawa, Nafsu, Syahwat & Hasrat Duniawi Lagi. Agar Apaa…?. Yakni agar Umat pun Cepat didalam Mendapatkan “Nuur Hidayah & Taufiq” Melalui Tangan-tangannya Para Ulama ini”
“Dunia itu Janganlah digenggam pada Tapak Tangan KITA, apalagi dimasukan kedalam Hati. Tetapi Taruhlah Dunia itu di Telapak Kaki ini saja (sambil menyentuh tapak kaki karena posisi duduk bersila), shg Pabila Ia mau Menggoda maka Injaklah agar Ia Menjadi Tunduk. Bila Ia Mau Merayu Lagi maka Injak-injaklah Dunia itu hingga Ia Tunduk & Patuh kepada Iman, Ilmu & Amalan yg Gusti Alloh SWT Telah Hujamkan kepada Jiwa KITA”
“Dunia itu sudah Sepakat Ulama adalah Sumber Tipuan, yang Isinya hanya Permainan & Senda Gurau Belaka. Maka Janganlah Penasaran Lagi Terhadapnya. Sayangi Umat yang Mayoritas Masih Memiliki Jiwa-jiwa yang Yatim shg Kebanyakan dari Mereka itu ndak Memiliki Guru Ruhani. Maka Wajar saja bila Mereka itu masih Nakal & Selalu Berbuat Onar saja, karena Jiwa Mereka itu masih Yatim, yang Butuh akan Bimbingan Ruhani dari Para Ulamanya”
“KITA Lihat Perjalanan Kangjeng Sunan Kalijogo yang ndak Banyak Menggembar Gemborkan Hadits & Al Quran spt yg dilakukan Para Ulama Masa Kini, tetapi hanya Wayang & Kidung Nyanyian saja yang Malah dilagukan kepada Umat dahulu, namun KITA Lihat Buktinya, yakni : Umat dahulu Berbondong-bondong Masuk Islam Se-Jawa. Inilah Hakekat Dakwah itu, yakni : Bagaimana Umat agar Mendapatkan Hidayah & Taufiq Gusti Alloh SWT yang Berasal dari Pancaran Nur Ilahiyyah yg dihujamkan pada Hati Kangjeng Sunan Kala itu”
Maka itu, “Jangan Cemari Cahaya Ketuhanan yang Agung itu dgn Warna Warni Duniawi ini shg saat ini Banyak sekali Ku Saksikan Para Ulama yang masih Berotak Fuluss Merajalela dimana-mana. Bila Hal ini Terjadi maka Rusaklah Umatnya itu, Kasihanilah Umat & Sayangilah Umat karena Umat adalah Amanat & Wasiat Nabi S.A.W. Dan Cukuplah dapat KITA Ketahui Bersama, bahwa Level Keyakinan Para Ulama yg Berotak Fulus itu KITA Lihat dari Sisi Tajridnya saja. Hari ini Kan Ku Beritahukan, Bagaimanakah Caranya agar KITA Semua Mendapatkan Rezeki Tajrid itu..?, yakni :
“Layani Umat selama 24 Jam”. Itu Kuncinya, karena Semakin Hidayah & Taufiq itu Gusti Alloh SWT Turunkan Melalui Perantara Tangan-tangan Para Ulama ini, maka Rezeki yang Ajaib or Tajrid akan Sering ditampakan olehNYA. Saya pun Sejak Tahun 2007 yg Lalu sudah ndak Pernah Bekerja Lagi & ndak Berorganisasi yang Macam-macam itu, karena Ku Mau Membuktikan Tajrid ini sampai dititik Mana & Juga agar Umat ndak Terkotori or Tercampuri oleh JiwaKu yg Masih Dominan Hawa & Nafsu Duniawi ini. Ingatlah akan Amanat Singkat namun Indah didengar, yakni : “Ummatii, Ummatii, Ummatii” maka itu Sayangi & Kasihani Umat Nabi S.A.W. ini”
“Semoga bisa Menjadi Renungan KITA Bersama ttg Tafakur KASAB vs TAJRID ini, Ambil Hikmahnya saja”
*Hal yang Senada pun Pernah Ku Sampaikan dibeberapa Tempat sbg Warning MD.
ALL@ : Assalaamu ‘Alaykum…
sumber Tulisan : www.wirosantri77.wordpress.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
, .