Selasa, 09 Oktober 2012

Gandengan ( UPAH, Untuk Pasangan Halal )


Kebiasaan masyarakat Hongkong, yang buat aku kagum dengan gandengannya. 

Gandengan atau bergandengan tangan, siapa yang tidak tahu? Pasti tahu semua. Gandengan yang aku maksud adalah untuk pasangan yang sudah halal. kalau belum halah silakan gendengan saja :) , upsss........, ya, boleh sih, gandengan juga tapi akhwat sama akhwat saja ya! :)


Aku mulai memperhatikan kenapa orang Hongkong, khususnya yang sudah menikah, kemanapun kalau berjalan dengan Misuanya dari pintu sampe kepintu lagi gandengan tangan. 

Gak ada yang larang apa lagi sudah jadi pasangan halal, selain memperhatikan kesetian satu sama lain, gandengan tangan juga bisa mengurangi grogi hehehe.... ( cuma kata ku ya ).







Gandengan juga bisa diartikan sebagai perhatian kepada pasangan halalnya, sebagai bentuk cintanya. Gandengan ini aku bilang gandengan sederhana, ya..., sederhana karena mengaitkan satu jari saja sudah termasuk perhatian kecil dan membuat yang digandeng merasa berarti. Katanya juga kan...

"Berkasih sayanglah kamu terhadap sesama." Nah,......... tunjukan bahwa kasih sayang itu perlu ditunjukkan selama masih batas wajar. Kebanyakan masyarakat Hongkong yang gandengan bukan hanya muda mudinya, tapi nenek dan kakek juga bergandengan tangan. 

Harmonisnya terlihat, berkasih sayangnya juga menjadikan contoh untuk anak cucu,orang lain, dan juga ada rasa nyaman kalau keluar rumah atau berpergian.

Mari tunjukkan pada dunia dengan menggandeng pasangan halal, Anda menjadikan pasangan Anda begitu berharga....

Selanjutnya terserah ....Anda, mau gandengan tapi harus dengan UPAH ya ... ! ^__^
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

, .